Simalungun-Central Publikasi.Com Personel Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu warga yang terdampak bencana banjir yang melanda wilayah Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, sejak Kamis malam, 02 Juli 2026, hingga Jumat pagi, 03 Juli 2026.
Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media pada Jumat, 03 Juli 2026, sekira pukul 13.05 WIB. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat, di mana personel kami tidak hanya hadir saat situasi normal, tetapi juga sigap turun langsung membantu warga yang tertimpa musibah bencana alam,” ujar AKP Verry Purba.
Menurut informasi yang dihimpun, banjir pertama kali dilaporkan terjadi pada Kamis, 02 Juli 2026 pukul 22.00 WIB di Lingkungan III Rendahan, Kelurahan Bosar Maligas. Ketinggian air saat itu diperkirakan mencapai sekitar 1 meter. Banjir diduga disebabkan oleh meluapnya aliran Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang akibat curah hujan yang sangat tinggi.
Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G Silalahi, SH menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, dirinya bersama anggota langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Bosar Maligas dan Koramil 07 Bosar Maligas.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Koramil untuk mengambil langkah penanggulangan awal. Kami juga menghimbau warga agar segera mengevakuasi barang-barang berharga serta mengungsi ke tempat yang lebih aman demi keselamatan bersama,” ucap IPTU Sonni G Silalahi.
Ia menambahkan, pihaknya turut mengecek kesiapan tempat evakuasi bagi warga terdampak. Tidak hanya membantu proses evakuasi, personel Polsek Bosar Maligas juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir, berupa dua kotak mi instan, dua papan telur, dan dua kotak air mineral.
“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana,” ungkap Kapolsek Bosar Maligas.
Kapolsek juga melaporkan, hingga Jumat pagi pukul 07.00 WIB, kondisi banjir di Lingkungan III Rendahan berangsur membaik. Debit air sungai mulai surut dan kembali normal. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dan bangunan akibat bencana tersebut. Kapolsek bersama anggota turut bergotong royong dengan aparat pemerintahan kelurahan membersihkan rumah-rumah warga yang sempat terendam.
“Situasi sudah aman dan kondusif. Kami bersama aparat kelurahan membantu warga membersihkan rumah mereka pasca banjir surut,” kata IPTU Sonni G Silalahi.
Namun, laporan terbaru yang disampaikan Kapolsek Bosar Maligas kepada Kapolres Simalungun pada Jumat, 03 Juli 2026 pukul 08.00 WIB menyebutkan bahwa genangan air masih ditemukan di jalan umum Nagori Dusun Pengkolan menuju Kelurahan Bosar Maligas, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter yang menggenangi badan jalan.
“Izin melaporkan Komandan, saat ini air sungai masih menggenangi jalan umum menuju Kelurahan Bosar Maligas dengan kedalaman sekitar 40 cm. Kami bersama aparat kecamatan turut membantu warga untuk menyeberang agar tetap dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa,” ujar IPTU Sonni G Silalahi dalam laporannya.
Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materi akibat genangan tersebut, dan situasi di lokasi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan menegaskan komitmen Polres Simalungun untuk terus siaga dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. “Kami akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya.










