CentralPublikasi.com, CILACAP – Hari Sumpah Pemuda 2026 diperingati para penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IPeKB) Kabupaten Cilacap dengan melakukan aksi sosial menyalurkan bantuan air bersih, Kamis (29/10/2026).
Adapun bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di wilayah Dusun Bugel Sampang, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten. Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga.
Ketua Umum IPeKB Cilacap Anton Suryono menyampaikan, air bersih yang disalurkan sebanyak 2 tangki atau setara 10 ribu liter air.
“Melalui aksi sosial ini, kami ingin memberikan manfaat untuk warga masyarakat, lebih khusus yang terdampak bencana kekeringan,” ujarnya.
“Walaupun hujan sudah mulai turun saat ini tetapi kita lihat di lapangan, untuk ketersediaan air bersih masih kurang di beberapa desa,” lanjut Anton.
Selain di Desa Bojong, bantuan air bersih juga disalurkan ke wilayah lain di Desa Citepus, Kecamatan Jeruklegi.
Ada pula distrik Majenang di dua wilayah berbeda yakni Kecamatan Karangpucung dan Cimanggu.
“Aksi sosial ini kami laksanakan di empat distrik. Kemarin di distrik Sidareja di Desa Karanggedang, lalu di Gandrungmangu di Desa Layansari,” kata Anton.
“Distrik Kroya juga sudah lokasinya
di Desa Karangbenda, Kecamatan Nusawungu dan di Kecamatan Sampang di Desa Brani,” tambahnya.
Anton mengatakan masing-masing distrik menerima 2 tangki. “Total keseluruhan jadi 40 ribu liter air yang kita salurkan,” jelasnya.
Diharapkan bantuan air bersih yang diberikan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga seperti mandi, mencuci dan lain sebagainya.
“Ini merupakan salah satu program dari IPeKB Cilacap kerja sama dengan BPBD Cilacap, dan ini bentuk kepedulian kami kepada warga terdampak kekeringan,” ungkap Anton.
Sementara itu, Kepala Desa Bojong Siman menyambut baik bantuan air bersih dari IPeKB Cilacap. Ia pun mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan tersebut.
“Kami atas nama pemerintah desa menyampaikan terimakasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh IPeKB Cilacap, dimana warga Dusun Bugel Sampang ini sudah tujuh bulan terdampak bencana kekeringan,” ujar Siman.
“Kalau untuk warga terdampak di wilayah kami kurang lebih 2.800 kepala keluarga (KK), mencakup tiga dusun, termasuk di Dusun Bugel Sampang ini,” pungkasnya. (Pur).












