Forum Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU) Laporkan Dinas Pendidikan Setelah Menggelar Aksi Unjuk Rasa Selasa 03 Februari 2026.

Central Publikasi.Com-Batu Bara:di Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara sebagai bentuk sikap tegas dan protes keras terhadap dugaan praktik penyalahgunaan wewenang serta pungutan liar yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara. Aksi ini merupakan wujud peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam menjaga keadilan dan transparansi dunia pendidikan.

Dalam aksi tersebut, Muhammad Kurniawan selaku ketua FMSU Forum Mahasiswa sumatera Utara menyampaikan tuntutan agar Inspektorat Kabupaten Batu Bara segera melakukan audit keuangan secara menyeluruh dan transparan di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara. Selain itu, Muhammad Kurniawan juga mendesak Bupati Kabupaten Batu Bara untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi dan pencopotan jabatan terhadap pimpinan Dinas Pendidikan yang dinilai telah mencederai rasa keadilan serta menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan.

Sebagai bentuk keseriusan perjuangan, usai menggelar aksi di Kantor Bupati, Muhammad Kurniawan selaku Ketua Forum Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU)secara resmi memasukkan laporan pengaduan masyarakat ke Kejaksaan Negeri Batu Bara Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan jabatan yang diduga melibatkan unsur pimpinan dan pengelola keuangan di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara.

Selain itu Muhammad Kurniawan selaku Ketua FMSU menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu.Muhammad Kurniawan menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta siap melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan dan laporan yang disampaikan tidak mendapat respons serius dari pihak terkait.

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Lawan Kezaliman di Dunia Pendidikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *