Jelang Ramadan, Polres Simalungun Cek Harga Sembako di Pasar Perdagangan

Central Publikasi.Com-Cilacap:Jelang bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Simalungun Polda Sumut turun langsung ke lapangan memantau harga kebutuhan pokok masyarakat. Aksi cek harga ini bagian dari upaya memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang bulan penuh berkah.

Kegiatan yang digelar Jumat (13/2/2026) pagi di Pasar Perdagangan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Herison Manullang, SH. Ia bersama tim Satuan Reserse Kriminal berkolaborasi dengan Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Perdagangan dalam operasi pasar dadakan ini.

“Kami melakukan pengecekan harga pasar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Kanit-2 Ekonoki, IPDA Gagas Dewanta Aji, S.Tr.K., M.H., saat dikonfirmasi pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Gagas menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Kabupaten Simalungun. Tim yang turun ke lapangan sejak pukul 10.00 WIB itu terdiri dari enam personel, termasuk AKP Herison Manullang, IPDA Gagas Dewanta Aji, Aipda Mahyar Ritonga, Brigadir Jeremia Sirait, Briptu Azan Azhari, dan Bripda Kevin Ginting.

Hasil pemantauan menunjukkan harga sembako di Pasar Perdagangan relatif beragam. Untuk kebutuhan pokok utama, beras premium dijual dengan harga bervariasi mulai Rp14.200 per kilogram untuk merk Horas, hingga Rp16.000 per kilogram untuk merk Sangkis dan Matahari. Sementara beras medium SPHP/Bulog dijual Rp10.800 per kilogram, masih terjangkau untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Harga gula pasir dan gula merah sama-sama berada di angka Rp18.000 per kilogram. Sementara garam beryodium halus Rp10.000 per kilogram,” ungkap Gagas menjelaskan hasil monitoring.

Untuk protein hewani, harga daging sapi murni tercatat Rp120.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp38.000 per kilogram, dan daging ayam kampung Rp68.000 per kilogram. Harga daging kambing berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Sementara ikan lele menjadi pilihan protein termurah dengan harga Rp28.000 per kilogram, diikuti ikan tongkol Rp35.000 per kilogram.

Telur ayam broiler dijual Rp2.500 per butir, telur ayam kampung Rp3.000 per butir, dan telur bebek Rp2.800 per butir. Harga yang cukup stabil dibanding minggu-minggu sebelumnya.

Yang cukup menarik perhatian adalah harga bumbu dapur. Cabe rawit dan cabe merah sama-sama menyentuh angka Rp43.000 per kilogram, sementara cabe hijau Rp28.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp33.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Tomat berada di harga Rp13.000 per kilogram.

“Untuk minyak goreng curah harganya Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.000 per liter, dan kemasan premium Rp22.000 per liter,” ucap Gagas merinci.

Sayur-sayuran masih relatif murah dengan harga bayam Rp3.000 per kilogram, kangkung Rp5.000 per kilogram, dan kol Rp6.000 per kilogram. Sementara kentang dijual Rp16.000 per kilogram dan wortel Rp15.000 per kilogram.

Kasat Reskrim AKP Herison Manullang menegaskan, kegiatan monitoring harga ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi saat permintaan meningkat.

“Kami berharap dengan adanya pengawasan ini, harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak ada permainan harga oleh oknum-oknum tertentu yang ingin memanfaatkan momentum Ramadan,” tegas Herison.

Kegiatan yang berlangsung lancar hingga siang hari ini mendapat respons positif dari para pedagang dan pembeli di Pasar Perdagangan. Situasi pasar tetap aman dan kondusif selama operasi pemantauan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *