Central Publikasi.Com-Cilacap:Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo Cilacap di tahun 2025, berhasil meraih pendapatan Rp366 miliar lebih.
Hal itu terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun Buku 2025, yang dilaksanakan di kantor HNSI Cilacap, Kamis (12/2/2026).
Ketua KUD Mino Saroyo Cilacap Untung Jayanto mengungkapkan, perolehan tersebut angkanya menurun dibanding tahun sebelumnya.
“Total volume usaha ada penurunan sekitar berapa miliar, sebelumnya Rp397 miliar lebih, sekarang Rp366 miliar lebih,” ujar Untung.
Untung beralasan menurunnya pendapatan tersebut dikarenakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) saat ini sudah tidak dikelola KUD Mino Saroyo, melainkan dikelola pihak ketiga.
“Jadi ada PP Nomor 75 Tahun 2021, dimana TPI saat ini dikelola perusahaan, tidak boleh ada pungutan ganda. Ini mulai per 1 Juli 2025, KUD sudah tidak mengelola TPI,” katanya.
Namun demikian, terdapat unit usaha lain yang mengalami peningkatan, dan dinilai
cukup signifikan. “Untuk unit penangkapan naik semua, termasuk unit BBM cukup bagus,” beber Untung.
Menurut Untung, KUD Mino Saroyo Cilacap sudah sepatutnya menjadi icon Kabupaten Cilacap. Hal ini lantaran bukti nyata kinerja positif yang ditorehkan KUD selama ini, hingga dijadikan pilot project korporasi petani dan nelayan oleh Presiden RI.
“Jadi Kementerian Kelautan dan Perikanan selalu mendorong kegiatan perkoperasian di Indonesia agar belajar di KUD Mino Saroyo Cilacap,” terangnya.
“Dan kita dalam menyajikan terkait laporan pertanggungjawaban dari tahun ke tahun tidak ada laporan yang ganda. Makannya kadang-kadang lambat karena kita dalam melaporkan dasarnya auditor independen. Kalau audit selesai, baru kita RAT,” lanjut Untung.
Untung menegaskan, semua unit usaha di KUD Mino Saroyo Cilacap, diaudit oleh akuntan publik yang credibel.
Di lain hal, Untung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan terhadap KUD Mino Saroyo Cilacap, baik pemerintah daerah, instansi terkait maupun DPRD.
“Selama ini, support dari pemerintah bagus, dalam hal ini Bupati, kemudian support dari Ketua DPRD juga bagus, dari instansi juga mensupport KUD Mino Saroyo agar lebih baik dan maju lagi ke depannya,” ujarnya.
“Dan mengenai target pendapatan di 2026 masih tetap sama, namun kami berupaya ada peningkatan dibanding sebelumnya. Kecuali TPI mungkin masih turun karena kita sudah tidak mengelola,” pungkas Untung. (Purwanti).












