Lapor Pak Presiden Prabowo!!Program MBG Mandek di Ujung Padang Picu Kecemburuan Sosial Antar Siswa 

Central Publikasi.Com-Info buat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,bahwa Program Makan Bergizi Gratis ( MBG) yang notebene salah satu Program unggulan Prabowo 

Subianto,ternyata belum sepenuhnya program unggulan Prabowo Subianto,  ternyata belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, buktinya ptogrom MBG tersebut mengharapi kendala serius di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.

Pelaksanaan program yang belum merata menyebabkan munculnya kecemburuan sosial di kalangan siswa , guru dan orang tua murid ,Selasa (06/01/2026).

Diketahui , hingga awal Januari 2026,program MBG di wilayah tersebut baru menjangkau sekitar 11 sekolah dengan total kurang lebih 3.200 peserta didik .

Penyaluran makan bergizi dilakukan melalui satu Satuan Pelayanan Pemenuhann Gizi( SPPG) yang berlokasi di Huta 1 Sidosemi,Desa Teluk Lapian . Sementara itu, sejumlah sekolah lain di kecamatan yang sama belum pernah menerima manfaat program ini.

Ank – anak kami melihat teman satu kecamatan mereka mendapatkan makan bergizi di sekolah, sementara mereka tidak. Beberapa siswa mulai merasa minder dan mempertanyakan mengapa hanya selokah mereka yang belum mendapatkan,” ujar seorang guru sekolah dasar di Ujung Padang yang enggan disebutkan namanya .

Adapun diketahui, keterbatasan kapasitas dapur MBG menjadi penyebab utama belum meratanya pelaksanaan program. Seorang penjaga rumah dapur mengungkapkan bahwa daya tampung dapur yang ada saat ini hanya mampu melayani  jumlah penerima yang sudah berjalan , sehingga tidak memungkinkan untuk menjangkau seluruh sekolah di kecamatan tersebut.

Dengan hanya satu dapur ,kami tidak mungkin melayani  semua sekolah .

Kami sudah menyampaikan perlunya penambahan minimal dua hingga tiga rumah dapur agar program bisa merata ,namun hingga kini belumada tindak lanjut,”ujarnya.

Kondisi ini mulai menimbulkan dampak sosial . Sejumlah orang tua murid mempertanyakan ketimpangan tersebut kepada pihak sekolah .Di kalangan siswa ,perbandingan antar sekolah kerap terjadi, sementara guru mengaku kesulitan memberikan penjelasan Karena tidak adany  informasi resmi terkait perluasan program .

Kami tidak menerima informasi resmi mengenai kapan program MBG akan menjangkau sekolah kami . Setiap hari ada pertanyaan dari siswa dan orang tua, dan kami hanya bisa meminta mereka bersabar ,” kata seorang kepala sekolah SMP di wilayah Ujung Padang.

Hingga berita ini diturunkan ,belum ada keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional maupun Pemerintah kabupaten Simalungun terkait langkap konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Masyarakat  kecamatan Ujung Padang berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus agar program MBG dapat dilaksanakan secara adil dan merata , sesuai tujuan awal untuk. meningkatkan kualitas gizi anak bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *