Central Publikasi.Com-Cilacap:Bulan K3 Nasional tahun 2026 diperingati RDMP RU IV Cilacap dengan menggelar berbagai kegiatan, salah satunya lomba berkaitan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Adapun lomba digelar di halaman Kantor RDMP RU IV Cilacap, diikuti karyawan dan pekerja mitra, Jumat (23/1/2026) pagi.
Pantauan di lapangan, puluhan karyawan RDMP RU IV Cilacap dan pekerja dari PT Tekun Karya terlihat antusias mengikuti lomba K3 tersebut.
Pjs HSE Manajer Project RDMP Cilacap, Hadi Prayitno mengungkapkan, lomba ini selain memeriahkan peringatan Bulan K3 Nasional, juga bertujuan meningkatkan budaya keselamatan kerja.
“Jadi masih banyak kasus kecelakaan kerja yang terjadi, maka dari itu ini sebagai upaya untuk mencegah resiko kecelakaan kerja melalui pendekatan yang lebih partisipatif dan edukatif,” ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan perlombaan meliputi challenge menggunakan APD full body hamess, challenge melempar dan menggulung fire hose 1,5 inc beregu serta lomba GHK Area Dirkeel.
Dalam kegiatan tersebut, pekerja yang tergabung dalam Persatuan Paguyuban Peternak Rukun Makmur Cilacap (PPRMC) juga dilibatkan untuk berpartisipasi mengikuti lomba.
“Untuk lomba GHK Area Dirkeel ini dimotori oleh PPRMC. Jadi selain dilombakan, kita juga mendapat manfaat, dimana lingkungan menjadi bersih, indah dan nyaman,” kata Hadi.
Tampak pekerja PPRMC menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap pada saat mengikuti perlombaan di depan kantor RDMP RU IV Cilacap.
“PPRMC memang selalu kita libatkan untuk ikut memeriahkan kegiatan Bulan K3. Jadi kita merangkul masyarakat di ring 1 supaya bersinergi dengan Project RDMP Cilacap,” ungkap Hadi.
Adapun peringatan Bulan K3 Nasional ini untuk merefleksi kejadian-kejadian yang terjadi di tahun sebelumnya agar pekerja lebih waspada dengan meningkatkan budaya keselamatan kerja.
“Tumbuhnya safety culture itu ada pada diri kita sendiri kalau ingin selamat pada saat bekerja. Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan budaya safety kita saat bekerja. Utamakan keselamatan dulu baru kita melaksanakan pekerjaan,” ujar Hadi.
“Jadi kita bekerja itu bukan hanya sekedar pintar dalam melaksanakan kerja, tapi kita harus pintar juga dalam aspek HSSE, melakukan mitigasi resiko maupun pengendaliannya,” lanjutnya.
Hadi menambahkan, melalui budaya safety dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja. “Semua kejadian, bahkan sekecil apapun insyaallah dapat dihindari,” pungkasnya. (Purwanti).








