Central Publikasi.Com-Cilacap:Sekolah rakyat untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu di Cilacap, Jawa Tengah di tahun 2026 ini dipastikan akan dibangun.
Kabupaten Cilacap sendiri merupakan salah satu dari 166 daerah di Indonesia penerima program pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah ini.
Adapun program sekolah rakyat tersebut telah dilaunching Presiden Prabowo di Banjarmasin pada Senin (12/1/2026) kemarin.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman menyampaikan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan untuk pembangunan sekolah rakyat.
Lebih lanjut, persiapan yang telah dilakukan guna percepatan program tersebut mulai dari penyiapan lahan hingga proses perizinan.
“Tanah sudah kami siapkan, kebutuhan dasar semua juga sudah disiapkan, dan proses perizinan hampir selesai,” ujar Syamsul, Jumat (16/1/2026).
Syamsul menambahkan, sekolah rakyat ini nantinya dirancang dengan konsep terpadu mulai dari jenjang SD hingga SMP serta dilengkapi sistem boarding school, dan gratis.
Selain itu, sekolah tersebut nantinya akan
menampung sekitar 1.000 siswa, dan peserta didik nantinya diprioritaskan bagi warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Untuk peserta didiknya warga yang masuk DTKS kemiskinan desil 1 dan 2, di Cilacap data kemiskinan paling banyak di wilayah Cilacap Barat,” ungkap Bupati.
Bupati memastikan program sekolah rakyat ini menjadi salah satu prioritas disamping program yang lain. Adapun pembangunan
fisik ditargetkan selesai tahun ini.
Sementara terkait anggaran pembangunan, sepenuhnya bersumber dari pemerintah pusat bernilai puluhan miliar rupiah.
“Tahun ini kita fokus pembangunan lalu persiapan perekrutan guru dan sistem operasionalnya,” kata Bupati.
“Mudah-mudahan tahun 2027 nanti sudah bisa berjalan optimal,” lanjut Bupati yang akrab disapa Mas Syamsul ini.
Dalam pernyataan Bupati sebelumnya yakni terkait lokasi pembangunan sekolah rakyat ini direncanakan di kompleks Balai Benih Ikan Majenang di Desa Jenang, Kecamatan Majenang.
Sedangkan untuk luasan tanah yang nanti akan dibangun sekolah ini seluas 5 hektare. Status tanah tersebut milik Pemkab Cilacap.
Diharapkan program Sekolah Rakyat ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperluas akses pendidikan yang berkeadilan dan menyasar kelompok masyarakat paling rentan. (Purwanti).












