banner 728x250

Demo di Cilacap Berujung Ricuh, 3 Motor, 1 Truk dan Gedung DPRD Dibakar

banner 120x600
banner 468x60

Central Publikasi.Com-Cilacap:Aksi demo di depan Gedung DPRD Cilacap pada Sabtu (30/8/2025), berujung ricuh dan mencekam. 

Aksi ini imbas pemberian tunjangan kepada anggota DPR RI hingga insiden yang terjadi di Jakarta. Adapun demo ini berlangsung sejak siang hari.

banner 325x300

 Sejumlah massa tampak anarkis saat aksi demo. Mereka terlihat merusak pagar gedung dan fasilitas lain yang ada di area depan gedung. 

Situasi pun semakin tak terkendali. Polisi yang berada di dalam gedung dan tengah mengamankan jalannya aksi pun, berulang kali dilempari batu oleh sejumlah massa hingga berujung tembakan gas air mata oleh petugas saat massa berusaha menggeruduk gedung.

Massa yang tampak geram ini, terpantau juga melempari batu ke arah kendaraan bus milik polisi saat melintasi kerumunan massa, hendak masuk ke dalam area Gedung DPRD.

“Pecahin, pecahin, woy,” kata salah satu pendemo dengan nada lantang sembari melempar batu ke arah bus polisi.

Dalam aksi, massa yang didominasi oleh remaja ini juga tampak meluapkan emosi mereka dengan melontarkan kata-kata kasar kepada polisi sembari melempari batu.

Situasi pun semakin mencekam dan massa kian tak terkendali. Mereka membakar sejumlah kendaraan yang berada di area gedung DPRD. 

Sedikitnya ada 3 sepeda motor dan 1 unit truk Dalmas Polresta Cilacap hangus usai dibakar. Tak hanya itu, ruang lobi gedung DPRD juga dibakar massa yang tersulut emosi. 

Selain membakar, sebagian dari massa juga melakukan pengerusakan dan penjarahan barang-barang perkantoran yang ada di dalam kantor DPRD seperti kursi dan lainnya.

Demonstrasi yang terjadi juga menimbulkan korban luka hingga dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk mendapat perawatan medis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari pihak kepolisian maupun dari pihak DPRD Cilacap. (Pur).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *