Diduga Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Saat Berenang  di Sungai Cijalu

Cilacap-Central Publikasi.Com:Peristiwa tenggelam terjadi di aliran Sungai Cijalu, tepatnya di wilayah Kedung Joho Atas Selis Cijalu, Dusun Lampeng, Desa Jenang RT 05 RW 01, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban diketahui bernama Chaerul Fahri Syaputra (13), pelajar asal Desa Padangjaya RT 01 RW 12, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama dua rekannya, yakni Fadli Fadliyansah dan Adam Khafif Ramadhan, berangkat menggunakan sepeda motor menuju Sungai Cijalu untuk berenang.

Setibanya di lokasi, korban bersama Fadli berenang di sungai, sementara Adam tetap berada di atas bebatuan di tepi sungai karena tidak bisa berenang. Sekitar lima menit kemudian, posisi Fadli berada kurang lebih 25 meter dari titik awal turun ke sungai, sedangkan korban masih berada sekitar 8 meter dari lokasi awal.

Tak lama berselang, Fadli naik ke permukaan dan berbincang dengan Adam. Saat itu Adam menanyakan keberadaan Fahri yang sudah tidak terlihat di permukaan air. Menyadari hal tersebut, Fadli langsung berinisiatif melakukan pencarian dengan cara menyelam ke dasar sungai.

Sekitar dua hingga tiga menit melakukan pencarian, Fadli merasakan tubuh korban berada di tengah sungai. Korban kemudian berhasil diangkat dan dibawa ke pinggir sungai.

Fadli sempat melakukan pertolongan pertama berupa Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan memompa dada korban karena masih merasakan denyut nadi di bagian leher korban. Namun karena lokasi kejadian dalam keadaan sepi, pertolongan dari warga sekitar terlambat datang.

Beberapa saat kemudian, seorang warga bernama Sugeng Riyanto datang ke lokasi dan turut membantu melakukan pertolongan pertama. Setelah dipastikan korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat, Agus Priyono.

Mendapat laporan tersebut, Kepala Dusun kemudian meneruskan informasi kejadian kepada pihak Polsek Majenang melalui sambungan telepon guna penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak terkait.

(Pur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *