Cilacap-Central Publikasi.Com:Karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2016 di wilayah Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah rupanya menjadi pusat perhatian publik.
Selain persembahan karya seni ogoh-ogoh dari masyarakat sekitar yang berhasil menarik perhatian publik, juga penampilan peserta karnaval yang dinilai kreatif dan syarat akan nuansa budaya.
Hal itu lantas mendapat perhatian dari Anas Mubarok, Anggota DPRD Cilacap dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia mengusulkan karnaval di Kesugihan tersebut agar menjadi event budaya tahunan.
“Menurut saya karnaval di Kesugihan bukan sekadar karnaval biasa. Ini bisa dijadikan sebuah festival budaya yang menjadi ruang untuk mempersembahkan kekayaan seni, tradisi, kreativitas, dan potensi masyarakat Kesugihan,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).
Anas mengatakan, dorongan karnaval agar menjadi event budaya bukan tanpa alasan. Selain wujud nguri-nguri adat budaya, juga untuk mewariskan kepada generasi mendatang.
“Dengan suguhan penampilan yang penuh kreativitas, serta perjuangan dari setiap peserta, ini menunjukkan bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dihidupkan dan dilestarikan serta diwariskan kepada generasi mendatang,” jelasnya.
Selain itu, diharapkan dapat berimbas pada roda perekonomian di masyarakat. “Kalau karnaval ini menjadi event budaya, UMKM lokal pasti kena dampaknya. Tak hanya itu saja, ini juga bagian dari mempererat kebersamaan warga,” ujar Anas.
Anggota Komisi B ini pun mengajak seluruh pihak untuk merawat budaya di tengah era perkembangan zaman saat ini, khususnya masyarakat Kesugihan.
“Melalui karnaval seperti yang digelar setiap tahunnya di Kesugihan, pengayaan budaya lokal kita akan makin lestari, dan bahkan semakin dicintai,” tutup legislator yang akrab disapa Mas Anas ini. (Pur).












